
Profil
Umur:29 dst
Tanggal lahir:15 September
Desa:Konohagakure
Golongan darah:O
tinggi badan:181,0 cm
berat badan:67,5 kg
Warna mata:hitam kanan
sharingan/merah kiri
Warna rambut:putih
Rekan:Naruto Uzumaki, Uchiha Sasuke, Yamato, dll.
Informasi
Tingkatan:Jounin
Jutsu:Kage
Bunshin no Jutsu, Chidori/Raikiri, Mizubunshin no Jutsu, Sharingan,
Kakashi Special Mangekyou Sharingan,Doton Tsuiga no Jutsu, Suiton
Daibakufu no Jutsu, Suiton Suiryuudan no Jutsu,Kanashibari no Jutsu.
latar belakang
Kakashi Hatake (はたけカカシ, Hatake Kakashi) adalah salah satu tokoh fiktif
dalam manga dan anime Naruto. Diceritakan, Kakashi adalah guru dari
Naruto, Sasuke, dan Sakura. Dia juga dikenal sebagai “Kakashi si tinja
penipu”, dan konon jumlah jurus yang sudah ia tiru mencapai 1.000 jurus.
Kakashi dicirikan dengan matanya sayu, rambut yang berwarna putih,
sebelah matanya ditutupi pelindung kepala konoha, dan selalu membawa
buku novel dewasa “Icha-Icha Paradise”, dan menurut Sakura, Kakashi ini
selalu memasang wajah tidak bersemangat sehingga ia terlihat tidak
memilikki wibawa. Hal unik yang dimiliki Kakashi adalah mulutnya yang
tidak pernah diperlihatkan. Kelakuannya yang paling menjengkelkan bagi
Naruto dan kawan-kawannya ialah kebiasaan Kakashi yang jarang datang
tepat waktu (telat 3 jam sampai 12 jam) dengan alasan konyol seperti
“aku tersesat di jalan bernama kehidupan,” ataupun “di jalan aku bertemu
wanita tua,”. Dibalik itu semua, dia memiliki masa lalu yang pahit. Dia
juga pandai merangkai kata. Salah satu kalimat yang paling berkesan
adalah: “ninja yang melanggar aturan disebut sampah, tetapi ninja yang
tidak memperdulikan temannya lebih rendah dari sampah”. Dia sering
mengucapkan ini karena dia telah disadarkan oleh temannya yg mati di
dalam misi, obito uchiha. Sebelumnya, dia adalah orang yg sangat
mementingkan aturan.
Kakashi dikenal luas sebagai ninja peniru.
Kemampuan ini didapatnya dari sharingan yang ada di mata kirinya. Mata
ini bisa membaca gerakan sampai tiga detik sebelum kejadian. Bisa juga
sebagai media Doujutsu atau jutsu menggunakan mata. Kabarnya kakashi
meniru 1000 jurus musuh dengan kemampuan ini. Dia juga memiliki
kemampuan untuk manipulasi chakra, sebagai contohnya, dengan
mengumpulkan chakra di tangannya, dia mampu membuat tangannya dialiri
chakra yang berbentuk seperti petir untuk menyerang musuhnya. Teknik ini
biasa disebut Chidori atau Raikiri. Chidori berarti “kicauan 1000
burung” karena bunyi-bunyian yang ditimbulkan oleh jutsu ini mirip
seperti kicauan burung (sering dituliskan dengan kata “ckit.. ckit..”).
Sedangkan raikiri berarti pemotong petir, karena konon Kakashi mampu
memotong petir dengan jutsu ini. Belakangan, dia juga berhasil
mengaktifkan mangekyou sharingan (kekuatan bola mata tingkat tinggi yang
dapat memindahkan sesuatu dari dimensi awal ke dimensi akhir), yang
digunakannya untuk melempar tangan deidara dan ledakan jutsu deidara ke
dunia lain.
Sejarah:
Part I
Desa kabut
Misi
pertama tim 7 yang membahayakan. Kakashi dan anggota tim lainnya diberi
tugas mengawal Tazuna, seorang arsitek yang sedang membangun jembatan
raksasa. Ternyata misi tidak berjalan sesuai rencana. Dua ninja pelarian
dari Kirigakure menyerang rombongan tim 7. Keadaan ini berhasil diatasi
dengan kecerdikan Kakashi yang melihat adanya genangan air padahal
sedang musim panas; ia kemudian menyadari bahwa air tersebut merupakan
bentuk penyamaran dari musuh. Level misi lalu dinaikkan menjadi level A,
karena berhadapan dengan ninja level chuunin keatas. Di dorong rasa
keadilan, mereka meneruskan perjalanan. Kali ini mereka dihadang ninja
pelarian yang terkenal, Zabuza momochi. Kakashi dan Zabuza beradu jurus
dan pertarungan sengit tak terelakkan. Ketika Zabuza akhirnya terdesak,
dia dibunuh Oinin dari Kirigakure dan mayatnya dibawa pergi untuk
dimusnahkan. Mereka lalu melanjutkan perjalanan untuk mengantar dan
melindungi Tazuna.
Kakashi yang merasa tidak tenang memberikan
latihan pengontrolan chakra pada anak didiknya. Setelah kakashi sembuh,
Tazuna lalu meneruskan pekerjaan pembuatan jembatan. Tanpa diduga,
Zabusa ternyata masih hidup dan Oinin yang membunuhnya waktu itu adalah
temannya yang bernama Haku. Zabusa yang sudah mengetahui kelemahan
sharingan menjadi makin sulit dihadapi. Haku sendiri bertarung dengan
Sasuke dan Naruto. Kakashi balik terdesak dan terluka. Dia lalu
menggunakan kuchiyose, untuk memburu dan menangkap Zabusa melalui
baunya. Ketika kakashi akan membunuh Zabusa dengan Chidori, Haku datang
dan menjadi tumbal agar Zabuza tidak mati. Kakashi yang marah karena
kelakuan Zabusa, mengamuk dan melumpuhkan kedua tangannya. Diluar
dugaan, Gato datang dan membawa ratusan anak buah untuk membunuh Zabuza.
Zabuza yang sudah kehilangan Haku, teman yang amat disayanginya,
melakukan tindakan bunuh diri dengan menerjang Gato sendirian hanya
dengan membawa sebilah kunai. Ketika sudah sampai ajalnya, dia
menyampaikan keinginannya untuk dibaringkan di dekat mayat Haku. Hujan
salju dan airmata mengantar kematian mereka di musim panas.
Ketika ujian chuunin tiba, Kakashi merekomendasikan seluruh anggota
timnya (Naruto Uzumaki, Sasuke Uchiha dan Sakura Haruno) untuk mengikuti
ujian ini. Iruka yang merasa sangsi dengan kemampuan Naruto
memprotesnya, protes ini ditanggapi oleh Kakashi dengan mengatakan bahwa
dirinya lebih mengenal mereka daripada Iruka. Ujian dilaksanakan, dan
ditengah-tengah ujian babak ke-2, tim 7 diserang Orochimaru yang
berhasil menyusup masuk ke Konohagakure. Orochimaru tidak membunuh
mereka, ia hanya berniat menjadikan Sasuke sebagai anak buahnya dan
berjanji akan memberinya kekuatan. Orochimaru kemudian menyerang Sasuke
dengan segel gaib yang membuat Sasuke menderita kesakitan, kemudian
memaksa Sasuke untuk menghilangkan rasa sakit dan mengubahnya menjadi
kekuatan dengan mendatanginya suatu hari nanti.
Setelah lolos
dari ujian babak ke-2, Kakashi memberi pengobatan kepada Sasuke yang
terkena segel gaib. Setelah melakukan penyegelan, Orochimaru tiba-tiba
datang dan menunjukkan niatnya kepada Kakashi, untuk menjadikan Sasuke
sebagai anak buahnya.
Ketika ujian memasuki babak utama, tanpa
diduga-duga desa Suna dan Oto menyerang Konoha. Kakashi lalu menghabisi
para penyerang lalu memerintahkan Sakura, Shikamaru, Naruto dan Pakkun
untuk mengejar Sasuke
Pencarian Tsunade
Setelah insiden ujian
chuunin reda, Kakashi bersantai-santai di Konoha. Ketika akan membeli
dango, dia menemui orang mencurigakan di kedai tersebut. Ternyata mereka
adalah ninja buruan kelas S yang tergabung dalam organisasi Akatsuki
yaitu Kisame Hoshigaki dan Itachi Uchiha yang tidak lain adalah kakak
dari Sasuke Uchiha. Mereka yang mengincar Kyuubi dalam tubuh Naruto.
Pertarungan lalu tak terelakkan. Akhirnya mereka berhasil dihalau, dan
Kakashi terluka parah karena terkena mangekyou sharingan. Sementara itu,
Jiraiya dan Naruto mencari Tsunade. ia mati bersama Uchiha Itachi
tetapi ia bisa disembuhkan.
Kakashi gaiden menceritakan masa lalu kakashi dan bagaimana dia mendapatkan sharingan yang hanya dimiliki klan uchiha.
Part II
Penyelamatan Gaara
Setelah
dua setengah tahun berlalu, Naruto kemudian kembali ke Konoha. Kakashi
kembali menguji Sakura dan Naruto untuk masuk ke tim 7 kembali. Ujiannya
sama seperti 2 tahun lalu, yaitu mengambil kerincing dari tangan
kakashi. Walaupun berusaha keras, kakashi dengan kekuatan penuh masih
bukan tandingan mereka berdua. Tetapi naruto dengan “cerdik” berhasil
mendapatkan kedua kerincing tersebut. Karena mereka berhasil
mendapatkannya, mereka diterima kembali di tim 7.
Mereka lalu
diberi misi oleh Tsunade untuk memberi bantuan kepada desa Suna. Disana
malah salah dikenali sebagai “Konoha White Fang”, ayahnya, karena
kemiripannya dengan Kakashi. Setelah mendengar semuanya, mereka bergegas
menolong Gaara yang ditangkap. Kakashi kemudian bertemu dengan Itachi
untuk yang kedua kalinya. Kakashi bertarung sengit, dibantu Naruto.
Setelah dia terkena Tsuyokomi, ternyata tidak mempan, dan Itachi
menyadari bahwa Kakashi telah menguasai mangekyou sharingan, sama
seperti dirinya. Ternyata, itu bukan itachi yang asli melainkan tubuh
bayangan itachi. Setelah sampai di tempat persembunyian, ternyata gaara
malah dibawa lari oleh Deidara. Kakashi mengejarnya bersama Naruto. Dia
lalu menggunakan mangekyou sharingan untuk “memindahkan” deidara ke
dimensi lain, tetapi meleset dan hanya mengenai tangannya. Deidara yang
terdesak berhasil dipukul jatuh oleh naruto. Setelah keadaan makin
genting, deidara menggunakan jutsu bunuh diri dan meledakkan daerah
sekitarnya. Tetapi bisa dipindahkan oleh kakashi ke dimensi lain dan
gagal melukai orang-orang disekitarnya. tetapi kakashi gagal
membunuhnya….karena kemampuan & staminanya tidak bisa menyesuaikan
dengan mata sharingan legendarisnya
Konfrontasi Akatsuki
Kakashi
yang terbaring di rumah sakit mengatakan pada Naruto kalau dia bisa
membuat Naruto menjadi lebih kuat dari dirinya dengan latihan yang akan
diberikan olehnya. Naruto lalu dibawa ke suatu tempat bersama Yamato.
Kakashi lalu menjelaskan tentang elemen dasar dalam dunia Naruto. Dan
setelah melalui tes kecil, Naruto ternyata memiliki elemen angin.
Kakashi lalu memberi latihan pada Naruto untuk memanipulasi chakra. Dia
diberi latihan yang bertujuan menyempurnakan Rasengan yang diciptakan
oleh Hokage ke 4. Sementara Naruto berkutat dengan latihannya, Shikamaru
dan Asuma bertarung melawan Hidan dan Kakuzu.
Shikamaru yang
kalut berniat melawan kembali Hidan dan Kakuzu setelah sempat tertunda
karena mereka keburu dipanggil oleh ketua Akatsuki. Shikamaru dicegah
oleh Tsunade karena alasan kekuatan tempur yang tidak mencukupi untuk
mengejar dan menangkap mereka. Kakashi datang dan menawarkan diri
membantu Shikamaru membalaskan kematian Asuma. Tim Kakashi, Shikamaru,
Ino, dan Choji berangkat menuju hutan milik keluarga Nara, keluarga
Shikamaru. Mereka lalu bertemu dan terjadi pertarungan brutal. Shikamaru
lalu memancing Hidan untuk mengikutinya dan bertarung satu lawan satu.
Sisanya bertarung melawan Kakuzu. Kakuzu sempat terkena Chidori milik
Kakashi. Ternyata dia bisa menumbuhkan kembali bagian tubuhnya dengan
benang-benang yang ada di seluruh tubuhnya. Dia juga mempunyai beberapa
nyawa tergantung seberaapa banyak dia membawa jantung saat itu. Kakuzu
lalu beradu jurus dengan Kakashi. Ditengah pertarungan, Kakuzu terkena
jurus kutukan yang salah sasaran dari Hidan dan membuatnya kehilangan
satu nyawa.
Kakashi lalu terdesak karena Kakuzu bisa menembakkan
jutsu-jutsu berkekuatan besar. Ketika jantung Ino, Chouji dan Kakashi
hampir diambil, Yamato datang menolong. Dia dan Naruto menggabungkan
elemen air dan angin yang menciptakan badai besar untuk memblok jurus
milik Kakuzu. Naruto lalu mengatakan untuk membunuhnya sendirian untuk
membuktikan bahwa dia bukanlah Naruto lemah yang dulu. Dia membuktikan
ucapannya walaupun dengan tangan yang hampir cacat karena menghabisi
Kakuzu dengan menggunakan Rasenshuriken.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar